Kamu orang jahat yah nggak bagi-bagi breakfast. Aku cuman ketawa kecil. Puting mereka mengeras dan aku rasa mereka mulai horny. Gerakan mulut Julia mulai lebih cepat. Dari sudut mataku, aku melihat Amy dan Monica sedang French Kissing dan Finger Fucking each other. Gila benar cewek-cewek ini. Pagi-pagi sudah aktif banget. Mulut Julia tidak diam naik turun, aku mulai mainkan puting dan payudara Julia.
Jul, kita 69 saja deh. Saranku. Julia melepaskan hisapannya dan aku langsung rebahan di tanah. Julia mulai berada di atasku dan aku langsung hisap vaginanya yang sekarang basahnya bukan main. Sesekali kujilat clitorisnya. Setiap kali kujilat clitorisnya dia langsung mendesah Oh. Akhirnya setelah lima menit begituan, lidahku mulai capai. Aku mulai masukan dua jari ke dalam, teriakan Ahh terdengar, aku mulai jilati clitorisnya dan maju mundurkan jariku. Dia sekarang cuma teriak, Enak Ron, terus Ron kerasan dong jilat terus. Aku cuma bisa jawab, Eh lidahku capek nih, jarang-jarang saja lidahnya. Setelah itu aku mainkan clitorisnya pakai jempolku sementara kedua jariku nggak berhenti maju mundur. Begitu tanganku yang satunya menyentuh payudaranya, dia langsung teriak, Oh yes Ron! Otot vaginanya langsung tegang dan bajir klimaksnya mulai membasahi mukaku. Untuk sementara dia berhenti menyedot sebentar. Sementar itu Amy dan Monica sudah ganti posisi jadi 69 juga. Setelah Julia mulai menghisap lagi, Mereka sudah klimaks, sebab kudengar mereka teriak Im coming! bergantian dan nafas mereka menjadi berat dan dapat terdengar jelas. Aku yakin aku sebentar lagi mulai klimaks. Aku coba tahan sebentar tapi aku nggak bisa. Sedotan mulut Julia memang hebat. Tak lama kemudian kusemprot saja spermaku ke dalam tenggorokan si Julia. Setelah itu, dia menciumku. Tanpa diduga, ternyata dia cuma telan sebagian spermaku sebab sebagiannya dimasukan ke mulutku. Itu pertama kali aku merasakan sperma. Rasanya agak aneh tapi lumayan nikmat juga.




